Ciri-ciri dan Kiat Meminimalisir Reaksi Alergi Debu.


Pernahkah kamu mengalami bersin-bersin saat membersihkan rumah? Atau mendadak mengalami gatal-gatal setelah masuk ruangan berdebu? Ada kemungkinan kamu sedang mengalami salah satu ciri-ciri alergi debu, lho! Seharusnya, berada dalam rumah menjadi hal yang menenangkan bagi setiap orang. Namun, terkadang sebagai penderita alergi debu, berada di rumah justru dapat memicu kumatnya alergi. Ada berbagai jenis alergi yang dapat diidap oleh tubuh manusia. Salah satu yang umum adalah alergi debu. Penjelasan dari alergi itu sendiri merupakan reaksi dari sistem kekebalan tubuh yang dimiliki oleh manusia ketika bertemu maupun bersiggungan secara langsung dengan suatu benda yang dianggap berbahaya bagi.

Bagaimana bisa partikel sekecil debu menyebabkan alergi? Terdapat beberapa gejala dari alergi tersebut.. Benda yang dapat menimbulkan alergi disebut juga alergen. Pada tubuh yang berbeda, bisa jadi reaksi alergi yang timbul akan berbeda pula, karena hal tersebut dipengaruhi oleh sistem kekebalan tubuh masing-masing.  Lalu, apa saja yang menjadi ciri-ciri seseorang terkena alergi debu? Umumnya, gejala awalnya adalah bersin terus menrus disertai dengan hidung tersumbat atau berair. Gejala lainnya adalah mata merah , gatal-gatal pada permukaan kulit, tenggorokan gatal serta kesulitan dalam bernafas. Jangan disepelekan, karena jika semakin parah penyakit ini dapat menimbulklan rasa tertekan pada wajah, sinusitis, hingga asma yang cukup parah. Rhintis alergi ini dapat muncul ketika kita menghirup zat-zat alergen seperti debu, polusi di udara, kapuk pada peralatan tidur, tungau debu, maupun bulu binatang. Jika kamu mengidap alergi ini, kamu bisa ikuti tips-tips berikut agar meminimalisir terjadinya serangan kembali dari alergi tersebut.

  1. Berishkan rumah secara berkala
READ  ¬† Tanda tanda penuaan dini yang terlihat

Sebaiknya bagian-bagian vital dari rumah dibersihkan secara berkala. Seperti mengganti sprei tempat tidur, mencuci tirai jendela serta membersihkan jendela dan benda-benda yang ada di kamar apabila sudah mulai terlihata berdebu. Pembersihan ini selain untuk menghilangkan debu, juga dapat menjadi upaya penghilangan tungau debu. Hewan berukuran kecil ini memerlukan upaya yang lebih untuk dibasmi. Hal itu dikarenakan hewan ini mampu hidup dan berkembang di kelembapan lingkungan yang tinggi.

  1. Menjemur barang-barang yang lembab

Menjemur barang-barang yang umunnya bersentuhan langsung dengan kita, dan memiliki kemungkinan lembab bisa menjadi salah satu solusi mengindari tungau debu. Dengan memberikan sinar matahari, maka kemungkinan untuk tungau debu berkembang biak menjadi sangat kecil. Hal tersebut terjadi karena tungau debu hanya mampu tumbuh pada lingkungan yang lembab. Barang-barang yang bisa dijemur antara lain handuk, bantal, guling, dan selimut. Selain menghilangkan tungau, menjemur barang-barang yang lembab juga dapat meminimalisir tumbuhnya jamur dan hewan kecil berbahaya lainnya.

  1. Menyimpan barang-barang yang tidak perlu
READ  Lakukan Cara Ini Sebagai Upaya Pencegahan Bradikardia

Untuk mencegah adanya reaksi alergi, hindari menaruh barang-barang yang berpotensi untuk berdebu. Menyimpan barang seperti boneka, baju-baju yang di gantung, tumpukan buku, dan barang lainnya di tempat yang semestinya agar debu tidak menempel di permukaan maupun sela-sela barang tersebut.

  1. Menjaga jarak dari binatang peliharaan berbulu

Meskipun binatang peliharaan begitu menggemaskan, namun sayangnya, kita tidak bisa terlalu lama bermain bersamanya. Binatang umumnya memiliki kulit-kulit mati yang mengelupas, dan bisa jatuh ke lantai maupun kasur yang bersinggungan dengan kegiatan kita. Sehingga, dengan adanya kulit mati tersebut apabila mengenai kita dapat memicu reaksi alergi yang tidak diinginkan.

  1. Gunakan masker

Bagi penderita alergi, khususnya alergi debu, sebaiknya menggunakan masker untuk bepergian untuk menghindari terpapar polusi udara. Selain itu, dalam melakukan aktifitas tertentu seperti misalnya, dalam membersihkan ruangan yang berpotensi memiliki banyak debu, masker dapat melindungi saluran pernapasan. Hal tersebut bisa memperkecil reaksi alergi kembali kumat.

READ  Ketahui Gejala Bradikardia Yang Jarang Diketahui

 

 

Apabila kamu mengalami gejala-gejala yang mirip dengan alergi debu, maka disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter yang ahli agar penanganan penyakit dapat dilakukan dengan segera. Semoga tips diatas bermanfaat.

 

 

Sumber :

Honestdocs.id

Hellosehat.com

alodokter.com